Diduga Keracunan Puding UMKM, 25 Siswa di PPU Alami Gejala Mual dan Muntah

PENAJAM PASER UTARA – Sebanyak 25 siswa di Penajam Paser Utara (PPU) dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi puding yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk tersebut diketahui berasal dari salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang menjadi penyedia makanan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini bermula saat para siswa mengonsumsi paket makan siang yang menyertakan puding sebagai hidangan penutup. Tak lama setelah mengonsumsi camilan tersebut, puluhan siswa mulai mengeluhkan gejala serupa, di antaranya:

  • Mual-mual hebat.
  • Pusing.
  • Muntah secara berulang.

Pihak sekolah segera melakukan tindakan pertolongan pertama dan melaporkan kejadian tersebut kepada dinas terkait untuk penanganan medis lebih lanjut.

Langkah Penanganan dan Investigasi

Menanggapi insiden ini, otoritas setempat telah mengambil langkah cepat guna memastikan keselamatan para siswa dan mencari penyebab pasti kontaminasi.

“Sampel makanan, khususnya puding yang diduga menjadi penyebab utama, telah diamankan untuk diuji di laboratorium,” ujar perwakilan pihak terkait.

Beberapa poin penting dalam investigasi saat ini meliputi:

  1. Pemeriksaan Laboratorium: Menguji kandungan bakteri atau zat berbahaya pada sisa puding.
  2. Evaluasi UMKM: Melakukan audit terhadap standar sanitasi dan proses produksi pada UMKM penyedia.
  3. Pemantauan Kesehatan: Memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan perawatan medis yang memadai hingga pulih total.

Dampak pada Program MBG

Insiden ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Pengawasan terhadap rantai pasok makanan dari UMKM kini diperketat guna mencegah kejadian serupa terulang di sekolah lain.

Scroll to Top