Jakarta – Sebanyak 2.340 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengantongi sertifikat halal. Capaian ini menjadi bagian dari percepatan sertifikasi halal yang terus diperkuat pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menyampaikan bahwa percepatan sertifikasi halal dapur SPPG merupakan langkah strategis untuk memastikan makanan dalam program MBG tidak hanya bergizi, tetapi juga terjamin kehalalannya.
“Saat ini data Sihalal mencatat sebanyak 2.340 SPPG telah bersertifikat halal. Dan jumlah ini tentu saja terus bertambah seiring percepatan, karena yang lainnya juga sedang berproses mengurus sertifikasi halal,” ujar Ahmad Haikal Hasan di Gedung BPJPH, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari langkah percepatan yang dilakukan secara terencana, terstruktur, dan berkesinambungan. BPJPH saat ini tengah mengakselerasi proses sertifikasi halal di seluruh dapur SPPG yang tersebar di Indonesia.
“Kita sedang mengakselerasi sertifikasi halal dapur SPPG. Jadi di setiap SPPG ada Penyelia Halal yang bertanggung jawab atas proses produk halal, yang harus memenuhi standar jaminan produk halal sesuai ketentuan,” kata Haikal.
Strategi percepatan tersebut sebelumnya telah dipaparkan dalam Rapat Kerja BPJPH bersama Komisi VIII DPR RI. Dalam skema yang dijalankan, BPJPH menempatkan Penyelia Halal di setiap dapur SPPG, sekaligus memperkuat kerja sama dengan lembaga pelatihan Jaminan Produk Halal (JPH).
Haikal menjelaskan, kepala dapur SPPG didorong untuk mengikuti pelatihan calon Penyelia Halal agar mampu menjalankan fungsi pengawasan internal di dapur masing-masing.
“Akselerasi sertifikasi halal dapur SPPG ini program yang musti dan wajib kita jalankan. Semua kepala dapur menjadi penyelia. Jadi mereka kita training melalui pelatihan calon Penyelia Halal untuk menjadi Penyelia Halal di dapur SPPG,” ujarnya saat rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Hingga kini, program pelatihan tersebut telah menghasilkan 3.198 Penyelia Halal yang siap mendukung operasional proses produk halal dapur MBG di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring pelaksanaan pelatihan lanjutan.
Keberadaan Penyelia Halal dinilai menjadi kunci dalam memperkuat sistem jaminan produk halal di dapur MBG. Penyelia berperan sebagai pengawas internal yang memastikan bahan baku, proses produksi, hingga penyajian makanan sesuai dengan standar halal yang berlaku.
“Mereka adalah kepanjangan tangan kita. Jika ada hal yang tidak memenuhi standar di lapangan terkait bahan dan proses produksi, maka mereka bisa segera ambil tindakan. Dan kami akan melakukan pengawasan secara berkelanjutan,” kata Haikal.
Dengan adanya Penyelia Halal di setiap SPPG, prinsip kepercayaan (trustability), ketertelusuran (traceability), dan transparansi (transparency) diharapkan dapat diterapkan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Hal ini dinilai penting untuk menjamin makanan yang disajikan bagi penerima manfaat MBG benar-benar sehat, aman, bergizi, serta halal dan thayyib.
BPJPH juga terus memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap pelaku usaha secara berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi lintas sektor dan koordinasi teknis terus ditingkatkan dalam rangka mempercepat sertifikasi halal, termasuk melalui fasilitasi dan pendampingan.
Menurut Haikal, sertifikasi halal dalam program MBG bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi harus diimplementasikan secara konsisten dalam praktik operasional sehari-hari.
“MBG melibatkan rantai pasok panjang, dari hulu hingga penyajian. Sertifikasi halal memastikan mutu, gizi, dan kehalalan pangan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sejak awal BPJPH telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan setiap dapur MBG memenuhi ketentuan jaminan produk halal.
“Selain melaksanakan amanat Undang-Undang, upaya ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menempatkan aspek halal sebagai prioritas,” pungkasnya.
Dengan percepatan sertifikasi halal yang terus berjalan, pemerintah berharap seluruh dapur SPPG dalam program MBG dapat memenuhi standar jaminan produk halal secara menyeluruh dan berkelanjutan.