BPJPH Dorong Dapur MBG Bersertifikat Halal, Kepala SPPG Akan Dijadikan Penyelia Halal

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menegaskan bahwa seluruh dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memenuhi standar halal. Untuk mempercepat proses tersebut, BPJPH berencana menjadikan seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyelia halal.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan sertifikasi halal bagi dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Haikal dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/2).

Menurut Haikal, percepatan sertifikasi halal menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan dalam program MBG sesuai dengan standar halal yang telah ditetapkan.

“Yang terakhir, menjawab pertanyaan bapak tadi, akselerasi sertifikasi halal SPPG. Ini program yang kudu, yang musti dan wajib kita jalankan seiring dengan menyambut presiden tentang MBG,” ucap Haikal dalam rapat tersebut.

Kepala Dapur Dilatih Jadi Penyelia Halal

Dalam upaya mempercepat proses tersebut, BPJPH akan memberikan pelatihan khusus kepada para kepala dapur MBG agar mampu menjalankan fungsi sebagai penyelia halal. Dengan demikian, pengawasan terhadap bahan baku hingga proses pengolahan makanan dapat dilakukan langsung di tingkat dapur.

“Caranya begini pak, percepatan yang kami lakukan adalah semua kepala dapur menjadi penyelia halal. Ini paling cepet, Pak. Jadi kepala dapur kita training untuk menjadi penyelia halal. Jadi dia tahu, dia bisa evaluasi, dia bisa lihat minyaknya, dia bisa lihat bahan bakunya, dia bisa lihat kecapnya, dia bisa lihat semua itu,” tambahnya.

Haikal menjelaskan bahwa dengan pelatihan tersebut, kepala dapur tidak hanya bertugas mengelola operasional dapur, tetapi juga memastikan setiap bahan dan proses produksi makanan memenuhi standar halal.

Perpanjangan Tangan BPJPH di Lapangan

Lebih lanjut, Haikal menilai keberadaan penyelia halal di setiap dapur MBG akan memperkuat sistem pengawasan halal secara langsung di lapangan. Kepala SPPG yang telah dilatih akan berfungsi sebagai perpanjangan tangan BPJPH untuk memastikan standar halal benar-benar diterapkan.

“Mereka adalah perpanjangan tangan kita. Apabila ada hal yang tidak memenuhi standar mereka bisa mengambil tindakan langsung, dan kami akan melihat secara random keseluruhan dapur MBG,” jelas Haikal.

Dengan adanya pengawasan internal di tingkat dapur, diharapkan potensi pelanggaran terhadap standar halal dapat segera ditangani tanpa harus menunggu pemeriksaan dari pihak eksternal.

Ribuan Penyelia Halal Sudah Dilatih

Haikal juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini BPJPH telah melatih ribuan kepala dapur MBG untuk menjadi penyelia halal. Namun jumlah tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah.

“Nah sampai saat ini kita sudah melatih 3.168 penyelia halal. Masih jauh dari target karena ada 20 ribu nanti dapur, ya 20 ribu penyelia halal,” tandasnya.

Program pelatihan tersebut akan terus diperluas seiring dengan bertambahnya jumlah dapur MBG di berbagai daerah.

Jaminan Kehalalan Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam, aspek kehalalan makanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program ini.

Melalui kebijakan menjadikan kepala SPPG sebagai penyelia halal, BPJPH berharap seluruh proses penyediaan makanan dalam program MBG dapat memenuhi standar halal sekaligus menjamin keamanan dan kualitas pangan bagi para penerima manfaat.

Dengan langkah tersebut, pemerintah menargetkan sistem pengawasan halal di dapur MBG dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Scroll to Top