Waka BGN Resmikan SPPG di Tanjung Pinang, 980 Unit Diaktifkan Serentak di 16 Provinsi

Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan sebanyak 980 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara serentak di 16 provinsi yang mencakup wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Bali.

Aktivasi ini ditujukan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.

Kegiatan peresmian dan aktivasi SPPG tersebut dipusatkan di Aceh Besar pada Rabu (14/10). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Mayjen Trenggono, meresmikan SPPG Kota Tanjung Pinang, Tanjung Pinang Barat, Kampung Baru 3, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengaktifan ratusan SPPG ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat.

Keberadaan SPPG di berbagai wilayah diharapkan dapat mendukung penyaluran makanan bergizi kepada kelompok penerima manfaat sesuai dengan ketentuan program MBG.

Wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi menjadi perhatian dalam perluasan layanan tersebut.

Ketersediaan fasilitas pelayanan gizi di wilayah-wilayah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap makanan bergizi.

SPPG merupakan unit yang menjalankan sebagian atau seluruh tugas penyediaan dan distribusi makanan bergizi gratis, sekaligus memberikan edukasi mengenai gizi dan keamanan pangan kepada penerima manfaat.

Pelaksanaannya menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung program MBG yang dikelola BGN.

Melalui aktivasi 980 SPPG di 16 provinsi, perluasan layanan diharapkan dapat berjalan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing satuan pelayanan.

Pengelolaan SPPG juga perlu memperhatikan standar operasional, kualitas makanan, serta keamanan pangan agar pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top